Penantian


Pagi ini saya terbangun karena ingin ke toilet, tidak lanjut tidur dan memilih browsing gambar-gambar di instagram, sampailah pada gambar mba Hanum - putri pak Amien Rais, salah satu sosok yang banyak dikenal publik. 
Saya memang tidak pernah tau tentang sosok mba Hanum, hanya tau karyanya dalam bentuk buku dan film. Tapi cerita yang mba Hanum tulis di penjelasan foto yang saya temukan di instagram seketika membuat saya menangis. 
Lalu saya stalking instagram mba Hanum dan membaca beberapa tulisan di keterangan foto-foto mba Hanum, tangis saya makin kencang. Saya baru tau mba Hanum menantikan keturunan selama satu dasawarsa. Waktu yg tidak singkat…ini mengingatkan saya juga kepada salah satu teman kantor yang sedang berjuang dan bersabar menantikan keturunan. Seketika saya berdoa kepada Allah semoga keturunan mba Hanum jadi anak yg sholehah dan teman saya pun dititipkan keturunan oleh Allah. Aamiin allahumma aamiin.
Dari cerita ini, pikiran saya pun semakin melebar ke topik lain. Pernikahan. Saya yang sudah ditunggu orang tua untuk menikah, dengan omongan yang kadang sambil guyon tentang cucu yang mereka harapkan, jadi berpikir, jikalau Allah menguji saya dengan kesabaran penantian seperti mba Hanum dan teman kantor, bagaimana?
Jadi, luruskanlah niat untuk menikah, karena menikah bukan hanya tentang keturunan, menikah itu juga kesabaran…
Hanya bisa bersyukur dengan segala keadaan saat ini. Alhamdulillah.
Semoga mba-mba lain yang sedang dalam penantian menunggu titipan Allah, selalu sabar dan tak henti berdoa, hingga Allah mengijabah do'a-do'a mereka. Dan yang sudah dititipkan, diberi kekuatan dan kesabaran untuk mendidik, membesarkan hingga menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin.
cerita pagi di atas kasur, (08 januari 2017).
Edited (13 Mei 2017)

Comments

Popular Posts